mimpi adalah kunci…
untuk kita menaklukan dunia..
-Laskar Pelangi, by Nidji-
dengan bermodal nekat, akhirnya weekend kemarin tibalah aku di sebuah kota dimana orang yang ku sayang mencari uang. Yup…Makassar…Di suatu hari yang cukup cerah, diajaklah aku ke sebuah tempat pariwisata yang mungkin wajib di kunjungi ketika kita sudah ada di kota itu. Di sebuah kawasan yang bernama Bantimurung, ada beberapa objek wisata yang bisa di kunjungi. Air terjun, Goa Batu, Goa Mimpi, dan Goaaaa….???(lupa namanya). Entah kenapa, aku langsung di ajak ke goa mimpi…
Sebelum menuju ke arah goa, kami di tanya oleh sekelompok anak2, apakah kami berniat ke goa itu. menurut mereka, kl mau ke goa, harus sewa senter dan dipandu. karena di dalam goa sangat gelap. tidak akan terlihat tanpa bantuan cahaya senter. awalnya ku pikir itu hanya sebuah Goa yang seperti kebanyakan goa lain di tanah jawa. tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu dalam. tapi ternyata goa ini berbeda dari dugaan ku…
aku harus mendaki banyak anak tangga yang yang terkadang sulit untuk di pijaki karena lingkungan disitu licin. setelah mendaki yang jauh dan melelahkan, kami harus menuruni lereng bukit. pijakan yang ada disitu pun sangat terjal. dibutuhkan konsentrasi dan keseimbangan agar kita tidak tergelincir dari situ. ku pikir, setelah mendaki dan menuruni lereng gunung, kita sudah bisa melihat goa mimpi itu, ternyata dugaan ku salah. kita masih harus mendaki gunung lagi. medan yang harus ku daki kali ini lebih sulit dibandingkan yang sebelumnya. setelah sampai di puncak bukit, aku melihat pemandu ku sedang duduk di gubuk kecil. kami bertanya, apakah goa itu masih jauh dan ia jawab goa itu ada di depan lagi. anak (pemandu) itu mempersilahkan kami untuk beristirahat terlebih dahulu.
saat kami duduk sambil mengatur nafas, my dear bertanya apakah aku masih kuat atau tidak. kl memang sudah ga kuat, sebaiknya kita kembali ke tempat awal aja. entah kenapa, setelah my dear bertanya itu, tiba2 ada kekuatan ekstra,,,dan aku jawab, kita dah jalan sejauh ini. dan katanya goa itu ada di depan kita. kl kita balik lagi, kita ga bakal bisa liat goa. dan kemudian kami berdiri untuk meneruskan perjalanan.
ada satu pertanyaan yang dilontarkan my dear dan membuat aku berpikir. “sayang, kenapa ya dianamakan goa mimpi? apa karena goa nya jauh banget terus buat sampe ke goa seakan2 tidak mungkin? (dalam bahasa jakartanya, “mimpi kali yeee”). entah kenapa, setelah mendengar pertanyaan itu, aku teringat dengan lirik lagu Laskar Pelangi yang dinyanyikan oleh Nidji.
menurutku, goa ini dinamakan goa mimpi karena untuk mencapai goa ini, seperti kita ingin mencapai mimpi kita. ga da yang mudah untuk meraih mimpi. dibutuhkan usaha dan pengorbanan. terus my dear bilang, “kok kamu pinter si,,bisa kepikiran hal yang kayak gitu” hehehe….jadi tersandung karena dipuji…aniwey, setelah memberi jawaban itu, aku terus berpikir, ilmu kehidupan apa yang bisa aku pelajari disini…
dan benar saja, tidak jauh dari situ, kita sudah berada di mulut goa. waaahhhh,,,,ternyata goanya besar sekali. dan gelaaaapppp banget. sebelum masuk, aku diminta untuk melepas sandalku dan menggunakan sandal pemandu. karena menurutnya, kondisi di dalam sangat lengket. sandalku kemungkinan akan putus jika aku tetap menggunakannya. dan pada saat mau masuk, kami diberikan dua buah senter. tapi ternyata, satu senter tidak berfungsi. kami pun hanya menggunakan satu senter. memang kurang terang sih….tapi itu membuat kami terus jalan sambil bergandengan tangan…
goa itu gelap sekali, ada sebuah jembatan kayu yang bisa kita lewati. tapi saat melewati jembatan itu kita harus hati-hati. karen kayunya licin dan sudah mulai lapuk dan ada bagian2 yang sudah tidak ada kayunya. tidak jauh dari mulut goa, kita harus melewati sebuah bagian agak sempit dan menanjak. my dear selalu setia dibelakang ku. dan selalu bilang “hati-hati sayang”….dan begitulah perjalanan kami di dalam goa…penuh dengan kehati-hatian
dan ternyataa……….di dalam goa itu ada batu2 indah…bentuknya bermacam-macam, ada orang sedang solat, kepala “cap orang tua”, lampu kristal hias, jari manusia, dan bahkan alat kelamin manusia. huehehehe…. sempat terpikir oleh ku, wah,,,,kalau saja tadi aku menyerah, tentunya aku tidak akan pernah bisa melihat keindahan di dalam goa.
dan benar bahwa mimpi adalah kunci, untuk kita menaklukan dunia. thomas alfa edison sebelum menemukan bola lampu, ia hanya punya mimpi untuk membuat dunia lebih terang di malam hari. melalui mimpinya itu, ia mencari cara untuk mewujudkannya. dan sampailah ia menjadi penemu bola lampu
dan ku perjalanan ku ke goa mimpi itu memberikan suatu pelajaran. tidak ada mimpi yang mudah untuk diraih. karena biasanya kita menggantungkan mimpi setinggi langit. tapi meski kita gantungkan ditempat yang tinggi, bukan berarti kita tidak bisa mencapainya. dibutuhkan usaha dan rasa pantang menyerah untuk mencapainya. memang akan banyak rintangan yang menghadang di depan kita. tapi ketika satu jalan itu buntu, bukan berarti kita harus berhenti bermimpi. mungkin kita harus mencari jalan berputar. tapi tetap saja tujuan kita sama. menuju mimpi itu……
ketika kita sudah mencapai mimpi itu, bukan artinya semua impian sudah terpuaskan. masih ada hal yang harus kita lakukan untuk melanjutkannya. masih akan ada aral yang akan menghalangi. masih dibutuhkan usaha dan semangat pantang menyerah untuk melanjutkannya…
seperti halnya ketika aku sudah sampai di mulut goa mimpi…ternyata di dalam goa masih ada ujian yang harus ku lewati. jalan becek dan licin, jembatan yang sudah rapuh, goa yang sangat gelap, mengharuskan aku untuk tetap hati-hati. selain itu, dibutuhkan kerja sama antara aku dan my dear agar kami bisa selamat dan tidak lecet2 sampe tempat parkiran motor
well,,,,akhirnya kami bisa sampai dengan selamat di tempat parkir. meski my dear badannya harus lecet2 karena tergelincir saat kami harus nurunin bukit. tapi pelajaran dari semua ini, terutama buat sayangku, jangan pernah menyerah dalam menggapai mimpi.,,,,,
sayang,,,,mendaki goa mimpi hanya simulasi kecil buat kita dalam meraih mimpi. untuk meraih mimpi kita berdua, dibutuhkan komitmen dan kerja sama…
jangan menyerah untuk menggapainya sayang,,,,jika lelah, berhentilah sejenak, tapi jangan pernah berpikir untuk kembali….Jika buntu, kita cari jalan lain…tak apa…meski jalan itu lebih memutar
tetap semangat y hon…semangat dalam menggapai mimpi kita berdua